Airlangga: Pasar Panel Surya Dialihkan ke Dalam Negeri
Pemerintah mengarahkan produksi panel surya ke pasar domestik dengan target permintaan 100 megawatt setelah tarif impor AS menghambat ekspor.

Foto: Volker Braun / Pexels
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mengalihkan fokus panel surya ke pasar domestik. Pernyataan itu disampaikan seusai acara BIG Downstream Insights 2026 di Jakarta, Selasa (6/10).
Kebijakan tersebut ditempuh karena tingginya bea masuk Amerika Serikat membuat produk panel surya Indonesia sulit masuk ke pasar negara itu. Pemerintah mendorong produksi dalam negeri dengan permintaan domestik yang disebut mencapai 100 megawatt.
Airlangga menyebut penguatan ekosistem energi bersih masih membutuhkan pembenahan infrastruktur regulasi. Ia juga menyoroti CBAM dan EUDR Uni Eropa yang dapat mengubah struktur harga berdasarkan sumber energi produksi.
Menurut Airlangga, produk berbasis energi hijau berpeluang memperoleh harga premium, sedangkan produk nonhijau dapat dihargai lebih rendah. Ia mengatakan perundingan IEU-CEPA menunggu legal drafting berbahasa Inggris dan diharapkan diajukan untuk ratifikasi di Uni Eropa pada Oktober.
Sumber: CNN Indonesia





