News Update
Nasional

Bea Masuk 0% untuk PE dan PP Dievaluasi Pemerintah

Pemerintah mengawal insentif bea masuk 0% untuk enam pos tarif PE dan PP selama enam bulan, sembari mengevaluasi kesesuaiannya dengan kebutuhan industri.

Memuat gambar...
Bea Masuk 0% untuk PE dan PP Dievaluasi Pemerintah

Foto: RDNE Stock project / Pexels

Pemerintah mengawal insentif bea masuk nol persen untuk enam pos tarif bahan baku plastik jenis polyethylene (PE) dan polypropylene (PP) selama enam bulan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan evaluasi kebijakan itu pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Airlangga mengatakan bahan baku yang mendapat fasilitas saat ini mayoritas berbentuk cair, sementara industri hilir membutuhkan bentuk pellet. Pemerintah akan menampung masukan pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk menilai ketepatan sasaran insentif.

Fasilitas tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 68 Tahun 2026. Pemerintah menyebut kebijakan ini ditujukan untuk menjaga keberlangsungan industri domestik di tengah dinamika pasar global dan kenaikan harga bahan baku.

Data harga internasional per 13 Oktober 2026 menunjukkan polypropylene naik sekitar 42,79 persen dan polyethylene 27,87 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Insentif berpotensi membantu efisiensi biaya produksi, tetapi efektivitasnya bergantung pada kecocokan jenis bahan baku dengan kebutuhan industri pengguna.

Sumber: Antara

Berita lainnya