News Update
Nasional

BI Kurangi Intervensi Spot ke 30%, Rupiah Melemah 7% Tahun Ini

BI mengurangi intervensi valuta asing di pasar spot menjadi sekitar 30% dan lebih mengandalkan non-deliverable forward untuk menekan biaya.

Memuat gambar...
BI Kurangi Intervensi Spot ke 30%, Rupiah Melemah 7% Tahun Ini

Bank Indonesia memangkas porsi intervensi valuta asing di pasar spot menjadi sekitar 30% dari total intervensi. Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan perubahan itu dalam rapat dengar pendapat parlemen pada Senin, 28 September 2026.

Menurut Destry, transaksi spot dinilai mahal. Gubernur menyebut intervensi melalui spot membebani biaya bank sentral. BI menilai pasar non-deliverable forward lebih efektif dan dapat mengurangi kebutuhan memakai cadangan devisa.

Destry juga mengatakan investasi di sektor riil perlu ditingkatkan untuk membantu menstabilkan rupiah. Pernyataan itu muncul saat mata uang Indonesia menghadapi tekanan dari kekhawatiran investor terhadap risiko fiskal.

Rupiah tercatat melemah sekitar 7% sepanjang tahun ini dan menjadi mata uang dengan kinerja terburuk di Asia. Pergeseran instrumen intervensi menandai upaya BI menekan biaya stabilisasi sekaligus menjaga penggunaan cadangan devisa.

Berita lainnya