Bulog Catat Stok Beras 4,5 Juta Ton per 9 Oktober
Bulog mencatat stok beras 4,5 juta ton dan penyerapan 4,11 juta ton untuk menghadapi El Nino serta menjaga bantuan pangan.

Foto: Quang Nguyen Vinh / Pexels
Perum Bulog mencatat stok beras 4,5 juta ton per Jumat (9/10/2026), dengan total penyerapan gabah dan beras mencapai 4,11 juta ton. Cadangan itu dipersiapkan lebih awal untuk menghadapi potensi El Nino dan musim paceklik di Indonesia.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan strategi itu ditempuh melalui penyerapan besar sepanjang tahun. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga penyaluran bantuan bagi masyarakat miskin serta rentan, khususnya desil 1 hingga desil 4.
Stok tersebut disebut memastikan program bantuan pangan berjalan selama delapan bulan pada tahun ini. Cadangan besar juga mengurangi kebutuhan mengandalkan impor karena India, Vietnam, dan Thailand menghadapi El Nino serta paceklik.
Bagi pasar pangan, ketersediaan cadangan memperkuat penyangga pasokan domestik ketika produksi berisiko terganggu. Bulog juga memiliki ruang lebih besar untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat selama periode rawan pasokan.
Sumber: CNN Indonesia





