Delegasi LBMA Perkirakan Perak Capai US$94,70 per Ounce dalam 12 Bulan
Peserta konferensi LBMA memperkirakan perak mencapai US$94,70 per ounce dalam 12 bulan, ditopang permintaan industri dan investasi.

Foto: merwak. raw / Pexels
Delegasi konferensi LBMA Global Precious Metals pada 8 Oktober memperkirakan perak mencapai sekitar US$94,70 per troy ounce dalam 12 bulan. Angka itu mencerminkan pandangan peserta, bukan target resmi asosiasi.
Saat laporan terbit, perak berada di US$61,23 per ounce; proyeksi tersebut berarti kenaikan hampir 55%. Harga perak juga telah melampaui perkiraan konferensi tahun lalu sebesar US$59,10, meski terkoreksi dari puncak 2026.
Permintaan industri dan investasi menopang perkiraan itu. Produsen sel surya mulai mengurangi pemakaian perak karena harga tinggi, tetapi penggantian total dinilai sulit. Infrastruktur kecerdasan buatan, kendaraan listrik, dan elektrifikasi turut mendukung kebutuhan.
Dealer melaporkan pembelian kuat dan persediaan ketat pada sebagian periode, tetapi suku bunga dan imbal hasil obligasi tinggi berisiko memicu volatilitas. Proyeksi tahunan analis LBMA untuk rata-rata 2026 sebesar US$79,57 berbeda dari estimasi 12 bulan.
Sumber: SMM (metal.com)





