News Update
Komoditas

Diesel Afrika Selatan Naik hingga R3,24 per Liter, Tekan Biaya Angkut Krom

Kenaikan harga diesel mulai 7 Oktober berpotensi mendorong biaya pengiriman bijih kromium dari tambang Afrika Selatan.

Memuat gambar...
Diesel Afrika Selatan Naik hingga R3,24 per Liter, Tekan Biaya Angkut Krom

Foto: Rafael Silva / Pexels

Harga diesel Afrika Selatan naik mulai 7 Oktober 2026. Diesel bersulfur 0,005% bertambah 324,38 sen per liter atau R3,24, sementara jenis 0,05% naik 284,38 sen atau R2,84 per liter.

Departemen Mineral dan Sumber Daya Minyak Bumi menyebut kenaikan harga minyak mentah dan produk petroleum internasional sebagai pemicu utama. Rata-rata Brent selama periode penetapan harga meningkat dari US$87,89 menjadi US$101 per barel.

Dampaknya, ongkos angkut bijih kromium melalui jalan raya dari tambang menuju fasilitas pengolahan, smelter, dan terminal ekspor berpotensi meningkat. Truk yang memakai 4.000 liter diesel rendah sulfur per bulan diperkirakan menghadapi tambahan biaya bahan bakar R11.375-R12.975, bergantung pada jenis diesel.

Tekanan biaya dapat merambat ke tarif truk dan ongkos bijih sampai tujuan, tetapi besarnya bergantung pada jarak angkut, isi kontrak, serta kemampuan meneruskan biaya kepada pembeli. Dampak pada tiap produsen dan pedagang kromium karena itu bisa berbeda.

Sumber: SMM (metal.com)

Berita lainnya