DSI Uji Platform NADI untuk Pantau Ekspor Sawit, Batu Bara, dan Paduan Besi
DSI menguji platform NADI sejak 1 Oktober 2026 untuk memantau ekspor sawit, batu bara, dan paduan besi secara bertahap.

Foto: Mark Stebnicki / Pexels
Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menguji platform National Data Intelligence (NADI) pada Kamis, 1 Oktober 2026, untuk mengawasi ekspor komoditas strategis. Uji awal ini melibatkan sejumlah eksportir terpilih.
DSI telah memantau transaksi sawit, batu bara, dan paduan besi sejak 1 Juni melalui platform lembaga pemerintah lain. Data yang dihimpun mencakup volume, harga, pengiriman, serta rekonsiliasi penyelesaian transaksi.
Data tersebut akan dianalisis untuk menemukan perbedaan dalam transaksi ekspor. CEO DSI Luke Mahony mengatakan prioritas uji coba ialah memperkuat transparansi dan visibilitas, dengan aktivitas ekspor tetap berjalan lancar.
Platform akan diperluas bertahap ke eksportir lain. Langkah ini mendukung agenda Presiden Prabowo Subianto menutup celah kebocoran komoditas. Rencana sentralisasi ekspor sempat mengguncang pasar, tetapi mandat DSI kemudian diarahkan untuk memantau, bukan mengendalikan, ekspor.





