ESMA Minta Wewenang Lebih Besar untuk Awasi Kripto di Eropa
ESMA meminta regulator Eropa mendapat kewenangan lebih luas untuk membekukan aset kripto terkait kejahatan dan menindak layanan tanpa izin.

Foto: Werner Pfennig / Pexels
European Securities and Markets Authority (ESMA) pada 30 September meminta regulator Eropa mendapat kewenangan lebih besar untuk menegakkan aturan kripto Uni Eropa, Markets in Crypto-Assets (MiCA). ESMA juga ingin dapat memerintahkan perusahaan kripto membekukan aset yang secara wajar dicurigai terkait kejahatan.
Menurut ESMA, regulator nasional perlu bisa menghapus situs penipuan atau perusahaan kripto tanpa izin. Kewenangan pembekuan aset juga diusulkan berlaku untuk kasus kejahatan finansial, pencucian uang, dan pendanaan terorisme, karena proses panjang dapat membuat aset keburu hilang.
ESMA turut mengusulkan pelarangan teknik pemasaran kripto yang menyesatkan, aturan bagi pemasar pihak ketiga, serta kewajiban perusahaan menyampaikan informasi biaya secara lengkap. Usulan ini muncul dalam peninjauan MiCA, di tengah kekhawatiran tentang perbedaan aturan dan penegakan yang belum merata. Langkah tersebut dapat memperketat pengawasan dan meningkatkan risiko penindakan bagi penyedia layanan yang tidak berizin.





