News Update
Komoditas

Harga Bijih Nikel Indonesia Stabil pada 14 Oktober; Limonit Ni 1,2% US$25,5/wmt

Lima acuan harga bijih nikel Indonesia tidak berubah pada 14 Oktober, sementara kontrak nikel SHFE 2611 melemah 0,14%.

Memuat gambar...
Harga Bijih Nikel Indonesia Stabil pada 14 Oktober; Limonit Ni 1,2% US$25,5/wmt

Foto: Valentin Ilas / Pexels

Harga bijih nikel Indonesia tercatat stabil pada 14 Oktober. Limonit berkadar Ni 1,2% berada di US$25,5 per ton basah (wmt), sedangkan kadar Ni 1,3% di US$27,5/wmt. Kedua acuan itu tidak berubah dari posisi sebelumnya.

Untuk saprolit, kadar Ni 1,4% dipatok US$48,7/wmt, Ni 1,5% US$54,2/wmt, dan Ni 1,6% US$59/wmt. Ketiganya juga tidak berubah. Pembaruan tersebut menunjukkan harga bijih pada lima kadar yang dipantau tidak bergerak pada hari itu.

Di pasar nikel, kontrak SHFE paling aktif, 2611, ditutup pada 118.320 yuan per ton, turun 0,14%. Tinjauan pasar pada hari yang sama menyebut persediaan nikel masih tinggi dan permintaan lemah, sementara pelaku pasar menanti rilis CPI Amerika Serikat.

Stabilnya acuan bijih Indonesia berlangsung saat kontrak berjangka nikel melemah tipis. Data yang tersedia menunjukkan perbedaan pergerakan antara harga bijih dan kontrak SHFE, tetapi tidak merinci penyebab harga bijih bertahan maupun dampak langsungnya terhadap produsen atau biaya pengolahan.

Sumber: SMM (metal.com)

Berita lainnya