IDX30, LQ45, dan IDX80 Tertekan hingga Kuartal IV-2026
IDX30, LQ45, dan IDX80 melemah dua digit sepanjang 2026, tetapi analis melihat peluang pemulihan selektif jika tekanan eksternal mereda.

Foto: Rafael Minguet Delgado / Pexels
Tiga indeks utama BEI melemah dua digit sepanjang 2026. Pada perdagangan Jumat (2/10/2026), IDX30 turun 24,36% secara year to date (YTD), LQ45 29,66%, dan IDX80 33,04%.
IHSG pada periode yang sama terkoreksi 30,18%. Artinya, kinerja LQ45 dan IDX30 masih lebih baik daripada indeks utama pasar, sedangkan IDX80 tertinggal dari IHSG.
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta melihat peluang technical rebound pada kuartal IV-2026 jika tekanan eksternal mereda. Pemulihan dinilai selektif, terutama pada saham berfundamental kuat, likuid, dan berkapitalisasi besar.
Pengamat pasar modal Hendra Wardana menyebut arus dana institusi dapat kembali ke saham penghuni tiga indeks saat sentimen membaik. Namun, net sell asing Rp82,55 triliun atau US$4,61 miliar masih menjadi tantangan; stabilitas rupiah dan imbal hasil obligasi menjadi faktor kunci.
Sumber: Kontan





