Inggris Usulkan Bea hingga 63,66% untuk Rutile TiO₂ China
Trade Remedies Authority Inggris mengusulkan bea anti-dumping hingga 63,66% atas impor rutile titanium dioksida dari China selama lima tahun.

Foto: Tara Winstead / Pexels
Trade Remedies Authority (TRA) Inggris pada 7 Oktober 2026 mengusulkan bea anti-dumping campuran selama lima tahun atas impor rutile titanium dioksida dari China. Tarifnya 48,29% dengan minimum £0,665/kg bagi eksportir kooperatif.
Untuk eksportir lain, tarif yang diusulkan mencapai 63,66% dengan batas minimum £0,876/kg. TRA menyatakan investigasinya menemukan dumping dan ancaman kerugian yang segera terhadap industri produksi titanium dioksida Inggris.
Volume impor pada Mei 2026 tercatat lebih dari 299% dibandingkan Mei 2025. Usulan ini belum menjadi bea berlaku; pihak berkepentingan dapat menyampaikan komentar sampai 26 Oktober sebelum rekomendasi final dikirim kepada Secretary of State for Business, Innovation, Science and Trade.
Jika disahkan, kebijakan tersebut berpotensi membantu produsen pigmen Inggris menghadapi lonjakan pasokan China. Namun, produsen cat, plastik, dan kertas dapat menghadapi biaya pengadaan lebih tinggi atau mengalihkan pemasok.
Sumber: SMM (metal.com)





