Investasi Data Center Batam Berpotensi Capai Rp500 Triliun
BP Batam menyebut potensi investasi pusat data sekitar Rp500 triliun dalam dua tahun ke depan, tetapi pasokan energi dan air harus disiapkan dari hulu.

Foto: Brett Sayles / Pexels
Badan Pengusahaan (BP) Batam menyebut industri pusat data diproyeksikan berkembang pesat dalam dua tahun ke depan. Potensi investasi yang terkait sektor ini diperkirakan mencapai sekitar Rp500 triliun.
Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis mengatakan percepatan tersebut perlu diikuti penguatan manufaktur pendukung. Pemerintah juga diminta menyiapkan energi dan air dari sisi hulu sebelum investasi berjalan cepat.
BP Batam menargetkan realisasi investasi keseluruhan Rp70 triliun pada 2026. Pada triwulan I 2026, realisasi mencapai Rp17,48 triliun, tumbuh 102,85 persen secara tahunan. Batam memiliki sekitar 35 kawasan industri dan 135 kawasan shipyard.
Kebutuhan energi dan air untuk pusat data akan dihitung agar tidak mengganggu pasokan masyarakat. BP Batam menyebut peningkatan investasi dapat mengangkat ekspor-impor serta belanja pemerintah dan masyarakat, sehingga ikut menopang ekonomi nasional.
Sumber: Antara





