Jawa Barat Intervensi Dampak PHK terhadap 13.044 Pekerja
Pemprov Jawa Barat mengandalkan jaminan sosial, layanan pencarian kerja, dan pelatihan untuk meredam dampak PHK terhadap daya beli rumah tangga.

Foto: Oleksiy Yeshtokyn,π»πΊπ¦π» / Pexels
Pemprov Jawa Barat mengintervensi dampak ekonomi setelah 13.044 pekerja terkena PHK pada Januari-September 2026. Kepala Disnakertrans Jabar I Gusti Agung Kim Fajar menyampaikan langkah itu di Bandung, Rabu, 14 Oktober, untuk menjaga daya beli keluarga pekerja.
Pemprov mengoordinasikan akses manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan dan Jaminan Hari Tua dengan BPJS Ketenagakerjaan. Aplikasi Nyari Gawe dan bursa kerja daring juga dipakai untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan.
Hingga 9 Oktober, Nyari Gawe menghimpun 704.121 pencari kerja dan 714 perusahaan, menyediakan 24.085 lowongan, serta mengembalikan 1.209 pekerja ke sektor formal. Empat bursa kerja daring hingga awal Oktober menawarkan 5.768 lowongan dari 89 perusahaan.
Disnakertrans turut menyiapkan pelatihan vokasi dan pendampingan usaha. Dampak pasar yang disasar ialah perlindungan konsumsi rumah tangga di kawasan industri Jabar; artikel tidak menyebut perubahan indeks saham, harga aset, atau emiten tertentu.
Sumber: Antara





