Jhonlin Kuasai 30,25% BYAN, Harga Transaksi Rp 2.588 per Saham
Jhonlin Baratama menuntaskan pembelian 30,25% saham BYAN. Bayan menyatakan pengendalian dan operasional tetap, sementara saham BYAN turun pada 12 Oktober.

Foto: GB The Green Brand / Pexels
PT Jhonlin Baratama menuntaskan pembelian 10,084 miliar saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) pada 7 Oktober 2026. Saham dialihkan oleh Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low, sehingga Jhonlin kini menggenggam 30,25% modal disetor BYAN.
Laporan kepemilikan mencatat harga transaksi Rp 2.588 per saham. Namun, Direktur Bayan Resources Jenny Quantero menyatakan perseroan tidak terlibat langsung dalam transaksi antar-pemegang saham itu, sehingga tidak dapat menjelaskan pertimbangan harga maupun penggunaan jasa penilai.
Bayan menegaskan transaksi tidak mengubah pengendalian dan kegiatan operasional anak usaha pertambangan tetap berjalan sesuai target produksi dalam RKAB yang disetujui. Perusahaan juga menyebut belum ada pembahasan formal mengenai sinergi bisnis dengan Jhonlin.
Pada 12 Oktober 2026, BYAN turun 4,03% ke Rp 11.300 per saham. Dalam lima hari perdagangan, sahamnya melemah 8,13%. Manajemen menyatakan transaksi tidak mengubah rencana belanja modal, ekspansi, atau diversifikasi usaha.
Sumber: Kontan





