News Update
Nasional

Josua Pardede: Ketegangan AS-Iran dan Ekspektasi The Fed Tekan Rupiah

Josua Pardede menilai ketegangan AS-Iran, kenaikan harga minyak, dan prospek suku bunga tinggi The Fed menjadi tekanan bagi rupiah.

Memuat gambar...
Josua Pardede: Ketegangan AS-Iran dan Ekspektasi The Fed Tekan Rupiah

Foto: Kampus Production / Pexels

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai ketegangan AS-Iran turut memengaruhi rupiah. Pada Jumat, 9 Oktober 2026, ia menyebut Gedung Putih meminta opsi serangan militer terhadap Iran menjelang pemilu sela AS pada 3 November 2026.

Donald Trump dan tim keamanan nasional membahas opsi operasi militer terhadap Iran dalam beberapa pekan mendatang. Namun, belum ada keputusan akhir, sementara jadwal kemungkinan operasi itu belum jelas. Situasi tersebut menambah ketidakpastian geopolitik bagi pasar.

Tekanan lain datang dari kenaikan harga minyak yang dapat mendorong inflasi dan memperkuat ekspektasi suku bunga AS bertahan tinggi. Risalah FOMC September 2026 menunjukkan mayoritas anggotanya memperkirakan FFR kembali naik tahun ini, meski waktunya belum pasti.

Pasar memperkirakan peluang The Fed menahan suku bunga pada Oktober sebesar 78 persen, sedangkan peluang kenaikan 25 bps pada Desember mencapai 69 persen. Ekspektasi tersebut, bersama risiko geopolitik dan inflasi, menjadi sentimen yang membayangi pergerakan rupiah; berita ini tidak merinci level kurs.

Sumber: Antara

Berita lainnya