Kemenkeu Andalkan Daya Tarik SBN di Tengah Tekanan Rupiah
Kemenkeu dan BI memperkuat daya tarik SBN serta cadangan devisa saat rupiah tertekan; asumsi kurs APBN 2027 dipatok Rp17.500 per dolar AS.

Foto: Towfiqu barbhuiya / Pexels
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan dalam Media Briefing APBN 2027 di Bogor, yang dikutip Sabtu (3/10/2026), Kemenkeu berkoordinasi dengan BI untuk menjaga daya tarik SBN dan stabilitas rupiah di tengah tekanan pasar global.
Kemenkeu juga menilai bahwa penerbitan global bond dapat membantu cadangan devisa. Dana hasil penerbitan surat utang pemerintah dalam valuta asing yang ditempatkan di BI akan menjadi bagian dari cadangan devisa untuk mendukung nilai tukar.
Dalam materi APBN 2027, asumsi kurs ditetapkan Rp17.500 per dolar AS. Setiap pelemahan rupiah Rp100 per dolar AS diperkirakan menekan saldo APBN sekitar Rp3 triliun.
Pemerintah merencanakan defisit APBN 2027 sebesar Rp671,16 triliun atau 2,4% terhadap PDB. Risiko kurs dan ruang fiskal yang terbatas membuat kredibilitas fiskal serta kepercayaan investor terhadap SBN menjadi perhatian pasar.





