NTP Jawa Barat Naik 0,99 Persen ke 120,54 pada September 2026
NTP Jawa Barat naik 0,99 persen ke 120,54 pada September 2026, didorong kenaikan harga gabah dan sejumlah komoditas hortikultura di tingkat produsen.

Foto: Hera hendrayana / Pexels
Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Barat naik ke 120,54 pada September 2026, menurut Badan Pusat Statistik Jawa Barat. Angka itu meningkat 0,99 persen dari posisi Agustus 2026 sebesar 119,36.
Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati menyebut penguatan tersebut terutama dipicu kenaikan harga gabah, cabai rawit, cabai merah, dan buncis di tingkat produsen. Indeks harga yang diterima petani tumbuh 1,06 persen.
Kenaikan penerimaan itu melampaui pertumbuhan indeks harga yang dibayar petani, yang hanya 0,08 persen. Kondisi tersebut menunjukkan daya beli dan margin usaha tani membaik pada periode pelaporan.
Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) juga menguat 0,86 persen menjadi 125,12, sementara biaya produksi dan penambahan barang modal naik 0,20 persen. Data ini menandakan tekanan biaya usaha tani masih lebih rendah daripada kenaikan pendapatan hasil panen.
Sumber: Antara





