News Update
Nasional

Produksi Padi 2025 Dinilai Jadi Capaian Positif Pemerintahan Prabowo

Pakar Unsoed menilai lonjakan produksi padi 2025 memperkuat swasembada beras, tetapi risiko gagal panen dan tekanan harga tetap perlu diantisipasi.

Memuat gambar...
Produksi Padi 2025 Dinilai Jadi Capaian Positif Pemerintahan Prabowo

Foto: Nothing Ahead / Pexels

Produksi padi dinilai menjadi salah satu capaian positif dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Penilaian itu disampaikan pakar pertanian Unsoed, Prof Totok Agung Dwi Haryanto, di Purwokerto, Kamis.

Totok menyebut produksi 2025 melonjak dibandingkan 2024 dan 2023, setelah produksi pada dua tahun sebelumnya turun drastis. Menurut dia, capaian swasembada beras strategis karena terkait aspek ekonomi, sosial, budaya, politik, dan ketahanan nasional.

Kenaikan produksi itu merupakan kontribusi Kementerian Pertanian, Kementerian Pertahanan, TNI, swasta, perguruan tinggi, dan petani. Ia juga mengapresiasi HPP gabah Rp6.500 per kilogram, sedangkan harga di sejumlah daerah mencapai Rp8.000 per kilogram.

Harga gabah yang tinggi membuat petani lebih bergairah, tetapi dapat menekan penggilingan karena HET beras premium tetap Rp14.900 per kilogram. Risiko gagal panen saat El Nino dan cakupan asuransi yang belum masif menjadi perhatian karena memengaruhi kesinambungan produksi pangan.

Sumber: Antara

Berita lainnya