PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026
PTPP membukukan kontrak baru Rp9,3 triliun hingga Agustus 2026, dengan 66% berasal dari proyek pemerintah dan jalan-jembatan menjadi lini bisnis terbesar.

Foto: Simply thrilled / Pexels
PT PP (Persero) Tbk (PTPP) membukukan kontrak baru senilai Rp9,3 triliun hingga Agustus 2026. Informasi itu disampaikan perusahaan dalam laporan fakta material bertanggal 6 Oktober 2026, dengan strategi Back to Core sebagai arah penguatan bisnis inti.
Berdasarkan sumber pendanaan, proyek pemerintah menyumbang 66% dari kontrak baru tersebut. Porsi lainnya berasal dari proyek swasta sebesar 18% dan proyek BUMN sebesar 16%, sehingga portofolio PTPP tetap mencakup tiga kelompok pemberi kerja.
Dari lini bisnis, jalan dan jembatan menjadi kontributor terbesar dengan porsi 38%, disusul gedung 18% serta smelter dan pertambangan 16%. Sektor lain yang tercatat meliputi rumah sakit, bandara, infrastruktur air, sekolah, pelabuhan, dan sumber daya air.
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menyatakan selektivitas, kualitas kontrak, dan profil risiko tetap dipertimbangkan. Capaian ini memperkuat bisnis inti PTPP, dengan dominasi proyek pemerintah menjadi konteks penting bagi pembacaan pasar.
Sumber: Keterbukaan Informasi BEI





