Arus Asing Capai Rp131,1 Triliun, Saham RI Keluar Bersih Rp84,2 Triliun
Hingga 7 Oktober, arus modal asing masuk ke pasar keuangan RI mencapai Rp131,1 triliun secara year-to-date, ditopang SBN di tengah keluarnya dana dari saham.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan arus modal asing ke pasar keuangan Indonesia mencapai Rp131,1 triliun secara year-to-date. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers APBN bulanan di Jakarta, 9 Oktober 2026.
Surat Berharga Negara (SBN) menjadi penarik utama dengan dana masuk Rp36,7 triliun. Pada enam hari pertama Oktober, obligasi pemerintah menghimpun hampir Rp8 triliun dari investor asing. Hingga 7 Oktober, arus masuk bersih pada awal kuartal IV mencapai Rp22,01 triliun.
Di sisi lain, pasar saham domestik mencatat arus keluar bersih asing Rp84,2 triliun sejak awal tahun. Aliran modal sempat menyusut pada awal 2026, lalu melonjak Rp140,6 triliun pada kuartal II sebelum melandai selama kuartal III.
Nazara mengatakan permintaan SBN dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) membantu meredam tekanan jual saham serta gejolak global. Data ini memperlihatkan perbedaan minat investor asing antara instrumen utang pemerintah dan ekuitas domestik.





