News Update
Nasional

Ketahanan Stok Pertalite 16-18 Hari, Bahlil Sebut Masih Sesuai Standar

Bahlil menyebut stok Pertalite setara 16-18 hari akibat peralihan konsumsi dari BBM beroktan lebih tinggi; level itu masih memenuhi standar minimum nasional.

Memuat gambar...
Ketahanan Stok Pertalite 16-18 Hari, Bahlil Sebut Masih Sesuai Standar

Foto: Connor Forsyth / Pexels

Bahlil Lahadalia, Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, menyatakan ketahanan stok Pertalite berada di kisaran 16-18 hari pada Jumat, 16 Oktober 2026. Keterangan itu disampaikan di Jakarta.

Ia mengaitkan penurunan ketahanan stok dengan pergeseran konsumen dari BBM RON 92 dan RON 95 ke Pertalite, atau RON 90, yang harganya dinilai lebih ekonomis. Perubahan pola konsumsi tersebut meningkatkan penyaluran Pertalite.

Bahlil menegaskan angka 16-18 hari masih memenuhi standar minimum nasional dan bukan berarti pasokan akan habis dalam 18 hari. Cadangan bergerak seiring penyaluran kepada masyarakat serta masuknya pasokan baru.

Ia memperkirakan ketahanan stok dapat kembali ke sekitar 20 hari dalam sepekan. Solar serta BBM RON 92, RON 95, dan RON 98 disebut tidak bermasalah. Bagi pasar energi, informasi ini menyoroti pergeseran permintaan ke BBM bersubsidi, sementara pemerintah menyatakan stok jenis BBM lain tetap aman.

Sumber: CNN Indonesia

Berita lainnya