Budi Santoso Bahas Ekspor Manufaktur ke India, Perdagangan Capai US$16,62 Miliar
Mendag Budi Santoso membahas peluang ekspor manufaktur dan akses pasar India; perdagangan kedua negara mencapai US$16,62 miliar pada Januari-Agustus 2026.

Menteri Perdagangan Budi Santoso bertemu delegasi bisnis India pada 15 Oktober 2026 di Trade Expo Indonesia, ICE BSD, Tangerang. Pembahasan mencakup peluang ekspor manufaktur, sertifikasi yang diwajibkan India, dan perundingan dagang untuk memperluas akses pasar.
Perdagangan Indonesia-India pada Januari-Agustus 2026 mencapai 16,62 miliar dolar AS. Ekspor Indonesia tercatat 12,81 miliar dolar AS dan impor 3,81 miliar dolar AS, dengan surplus sebesar 8,99 miliar dolar AS.
Pada 2025, perdagangan kedua negara mencapai 23,13 miliar dolar AS, termasuk ekspor Indonesia 18,30 miliar dolar AS dan impor 4,84 miliar dolar AS. Produk ekspor utama meliputi batu bara, minyak sawit, baja nirkarat, asam lemak industri monokarboksilat, dan korundum buatan.
Pertemuan itu juga menjajaki investasi India di sektor otomotif, furnitur, dan mineral strategis, termasuk logam tanah jarang. Pembahasan memberi konteks bagi prospek perdagangan bilateral, tetapi tidak melaporkan transaksi baru atau dampak langsung pada harga saham maupun indeks pasar.
Sumber: Antara





