Menperin Sarmuji: Izin Impor Terbuka Bisa Menekan Industri Dalam Negeri
Muhammad Sarmuji menilai izin impor perlu mempertimbangkan kapasitas produksi domestik agar industri lokal tetap mampu bertahan dan bersaing.

Foto: Héctor Berganza / Pexels
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menilai izin impor yang terlalu terbuka dapat menyulitkan industri dalam negeri bertahan. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Senin (5/10/2026), setelah rapat kerja bersama unit industri manufaktur dan agro.
Sarmuji meminta kebijakan perdagangan mempertimbangkan kapasitas produksi domestik. Menurut dia, pengendalian impor yang terukur diperlukan agar produk lokal tetap memiliki ruang bersaing, terutama untuk barang yang dapat dibuat di dalam negeri.
Ia mengatakan persoalan tersebut tidak bisa ditangani Kementerian Perindustrian sendiri. Koordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan perlu diperkuat, disertai pemetaan hambatan di tiap subsektor industri.
Bagi pasar, pernyataan ini menjadi sinyal perhatian pemerintah terhadap perlindungan manufaktur dan daya saing produk lokal. Namun, berita tersebut tidak memuat data indeks, harga saham, nilai impor, maupun emiten tertentu, sehingga belum ada dampak pasar yang terukur.
Sumber: CNN Indonesia





