MGLV Ungkap Fasilitas Pinjaman Rp4 Triliun ke Dua Anak Usaha
MGLV menyiapkan fasilitas pinjaman maksimal Rp4 triliun untuk NAC dan NGC, transaksi afiliasi yang dikecualikan dari persetujuan RUPS independen.

Foto: Craftsman Concrete Floors / Pexels
PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) menandatangani dua perjanjian pinjaman pemegang saham pada 2 Oktober 2026. Nilai maksimumnya Rp4 triliun, terdiri atas fasilitas Rp1,5 triliun untuk PT Nextier Askara Center (NAC) dan Rp2,5 triliun untuk PT Nextier GenAi Center (NGC).
MGLV bertindak sebagai kreditur, sedangkan NAC dan NGC menjadi debitur. Kedua perusahaan tersebut merupakan anak usaha yang masing-masing dimiliki 99,9% oleh MGLV. Fasilitas berlaku sejak pencairan hingga 31 Desember 2028 dengan bunga 7% per tahun.
Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi material sekaligus transaksi afiliasi karena setiap fasilitas melebihi 50% ekuitas MGLV. Namun, perusahaan menyatakan transaksi bukan benturan kepentingan dan tidak wajib memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPS independen.
Dana tersebut diarahkan untuk pengembangan fasilitas pusat data di Jababeka Cikarang serta KEK Industropolis KITB Batang. MGLV menyatakan transaksi tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Sumber: Keterbukaan Informasi BEI





