Pemilu Sela AS 3 November Jadi Penentu Arah Kebijakan Kripto
Jajak pendapat memperkirakan Demokrat berpeluang merebut DPR AS; hasil pemilu dapat membentuk pengawasan regulator dan agenda aturan kripto.

Foto: Guohua Song / Pexels
Pemilu sela AS pada 3 November 2026 akan menentukan kendali DPR dan Senat, dengan konsekuensi bagi pengawasan regulator dan agenda aturan kripto. Jajak pendapat per 2 Oktober memperkirakan Demokrat berpeluang merebut DPR, sementara persaingan Senat masih belum jelas.
Pasar prediksi Kalshi dan Polymarket pada 2 Oktober pukul 17.00 ET juga mengarah pada kemenangan Demokrat di kedua kamar. Namun, komposisi Kongres baru diketahui setelah pemungutan suara; laporan tidak mencatat perubahan harga aset kripto akibat perkiraan tersebut.
Clarity Act kandas bulan lalu. Kongres baru akan mengawasi SEC, CFTC, OCC dan Departemen Keuangan. Komite Ways and Means DPR meloloskan RUU pajak bipartisan; Senator Steve Daines mengajukan RUU serupa ke Senat pekan lalu. RUU struktur pasar juga mungkin dibahas.
Fairshake dan Digital Freedom Fund mengumumkan belanja masing-masing US$30 juta dan US$3 juta untuk menargetkan Sherrod Brown. Hasil pemilu akan memengaruhi pengawasan dan agenda aturan kripto, tetapi laporan tidak menyebut reaksi harga pasar.
Sumber: CoinDesk





