Penambang Bitcoin Hadapi Kesenjangan Dana AI US$50 Miliar
Penambang Bitcoin membutuhkan sekitar US$50 miliar untuk membangun infrastruktur AI, sementara biaya utang berbeda tajam dan pemberi pinjaman makin selektif.

Foto: panumas nikhomkhai / Pexels
Industri penambangan Bitcoin menghadapi kebutuhan modal sekitar US$50 miliar untuk menuntaskan proyek infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang direncanakan. IREN memiliki kesenjangan pendanaan US$21,1 miliar, disusul Riot Platforms US$7,2 miliar dan HIVE Digital US$4,6 miliar.
Biaya pinjaman juga bervariasi. IREN memperoleh pembiayaan GPU US$3,65 miliar dengan bunga gabungan 6% pada Juni, lalu fasilitas US$2,4 miliar berbunga tetap 9% pada Agustus. Kedua transaksi mencakup proyek berbeda.
Dalam transaksi terpisah, Google menjamin kewajiban sewa Cipher Digital senilai US$1,4 miliar dengan imbalan waran setara 5,4% saham, yang berpotensi mengencerkan kepemilikan pemegang saham lama.
Tekanan pendanaan muncul ketika pemberi pinjaman memperketat penilaian atas kualitas pelanggan, kontrak, dan kesiapan proyek pusat data. Pasar pun berisiko lebih menekankan kemampuan membangun tepat waktu ketimbang sekadar pengumuman kontrak AI.
Sumber: Cointelegraph





