Stok Ingot Aluminium Sekunder China Turun 133 Ton
Persediaan sosial ingot aluminium sekunder di tiga wilayah konsumsi utama China turun 133 ton menjadi 9.976 ton pada 14 Oktober 2026.

Foto: Engin Akyurt / Pexels
Persediaan sosial ingot aluminium sekunder di tiga wilayah konsumsi utama China tercatat 9.976 metrik ton pada 14 Oktober 2026. Angka itu turun 133 metrik ton dibandingkan hari perdagangan sebelumnya.
Penurunan tersebut menunjukkan stok di pusat-pusat konsumsi utama sedang berkurang. Pengukuran ini mencakup akumulasi stok sosial pada ketiga wilayah yang dipantau. Data ini bukan perubahan harga aluminium atau kontrak berjangka.
Perubahan ini tercatat pada sesi pemantauan harian. Pergerakan stok menjadi indikator kondisi pasokan fisik di pasar aluminium sekunder China. Namun, laporan ini tidak mencantumkan rincian persediaan per wilayah, penyebab penurunan, maupun respons harga.
Dampak langsung yang dapat dipastikan dari data tersebut adalah berkurangnya persediaan tercatat. Arah harga aluminium dan implikasinya bagi emiten tidak dapat disimpulkan dari laporan singkat ini saja.
Sumber: SMM (metal.com)





