News Update
Kripto & Isu Global

Trump Kaitkan Harga Bensin AS dengan Serangan Ukraina ke Kilang Rusia

Trump mengaitkan kenaikan harga bensin AS dengan serangan Ukraina ke kilang Rusia, sementara harga rata-rata mencapai US$4,36 per galon di tengah gangguan pasokan energi.

Memuat gambar...
Trump Kaitkan Harga Bensin AS dengan Serangan Ukraina ke Kilang Rusia

Foto: James Smeaton / Pexels

Presiden AS Donald Trump pada Senin, 5 Oktober 2026, mengaitkan kenaikan harga bensin dengan serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia serta penutupan kilang di negara bagian yang dipimpin Demokrat, termasuk California. Ia menyebut Selat Hormuz bukan lagi pemicu utama.

Harga bensin rata-rata AS tercatat US$4,36 per galon, naik dari US$4,14 sebulan sebelumnya dan US$2,98 pada 28 Februari. Selat Hormuz biasanya dilalui seperlima pasokan minyak dunia, sementara perang Iran telah mengganggu pasokan energi.

Serangan Ukraina pada infrastruktur energi Rusia turut mendorong kenaikan harga, terutama diesel. Gangguan kilang memperketat pasokan produk bahan bakar, tetapi arus minyak Timur Tengah yang belum normal tetap menjadi persoalan mendasar bagi pasar energi.

Kombinasi konflik Iran dan serangan terhadap kilang Rusia membuat pasokan minyak serta produk olahan rentan terhadap gangguan. Kenaikan bensin dan diesel di AS menambah tekanan konsumen, sementara pasar mencermati kelancaran arus minyak dan ketersediaan bahan bakar.

Berita lainnya