WTI di US$91,6, Berisiko Uji Support US$86,82
Harga WTI gagal menembus resistance US$93,15-US$94,72 dan berpotensi menguji support US$88,61-US$86,82 per barel.

Foto: Rafael Minguet Delgado / Pexels
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berada di US$91,6 per barel pada Sabtu (10/10/2026) pukul 22.05 WIB. WTI berisiko melemah pekan depan setelah gagal menembus resistance utama. Arah pergerakan selanjutnya akan ditentukan oleh respons harga di area support.
Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit menyebut zona resistance berada di US$93,15-US$94,72 per barel. Jika tekanan jual berlanjut, WTI berpotensi menguji support US$88,61-US$86,82.
Secara kinerja, harga WTI masih naik 0,6% dalam sepekan terakhir, tetapi terkoreksi 10,6% dalam sebulan. Tekanan jual dinilai tetap dominan selama harga belum bertahan di atas resistance. Jika resistance ditembus meyakinkan, proyeksi koreksi perlu dievaluasi kembali.
Pemulihan pasokan global, normalisasi distribusi energi di Timur Tengah, dan kenaikan ekspor dapat membatasi harga. Sebaliknya, gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz berisiko memicu volatilitas dan menahan pelemahan.
Sumber: Kontan





