APN Siapkan 4,1 Juta Hektare untuk Pangan dan Energi
APN mengembangkan sawit, jagung, kedelai, dan singkong dengan mandat pengelolaan 4,1 juta hektare lahan untuk mempercepat swasembada pangan dan energi.

Foto: Francesco Ungaro / Pexels
PT Agrinas Palma Nusantara (APN) mengembangkan sawit, jagung, kedelai, dan singkong setelah mendapat mandat pemerintah. Direktur Utama Mohammad Abdul Ghani mengatakan penataan ulang dimulai sejak ia menjabat pada Maret 2026.
Berdasarkan Inpres No 2/2026, APN mengelola 4,1 juta hektare lahan hasil penertiban Satgas PKH. Targetnya mencakup kebun sawit 400.000 hektare, reaktivasi pabrik biodiesel berkapasitas 600.000 ton per tahun, serta kebun singkong 300.000 hektare.
Selain itu, APN merencanakan dua pabrik bioetanol serta kebun jagung 250.000 hektare dan kedelai 400.000 hektare. Perusahaan menyebut transformasi bisnis mencakup penataan struktur dari hulu hingga hilir.
Sejak Juli 2026, APN menerapkan digital farming untuk pencatatan produksi dan pengadaan. Pemetaan udara serta tender penjualan CPO juga menjadi bagian dari pembenahan. Bagi pasar, rencana ini memperjelas arah pengembangan komoditas pangan dan energi nasional, tanpa data dampak harga atau emiten terkait.
Sumber: Antara





