Emas Spot Naik 1,5% ke US$ 4.194,36 per Ons
Emas spot naik 1,5% ke US$ 4.194,36 per ons setelah aksi beli saat harga murah, tetapi prospek kenaikan suku bunga The Fed membatasi penguatan.

Foto: Zlaťáky.cz / Pexels
Harga emas dunia menguat dua hari beruntun hingga Jumat (9/10/2026), setelah menyentuh level terendah dua bulan pada awal pekan. Emas spot naik 1,5% menjadi US$ 4.194,36 per ons pada pukul 15.29 waktu setempat.
Penguatan tersebut membawa emas menuju kenaikan sekitar 1,3% sepanjang pekan. Kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember 2026 naik 1,4% dan ditutup di US$ 4.216,30 per ons. Aksi beli setelah koreksi tajam menjadi pemicu utama, dengan area US$ 4.000 dipandang sebagai penopang.
Namun, prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve membatasi ruang penguatan. Alberto Musalem menilai suku bunga perlu dinaikkan untuk mengarahkan inflasi ke target 2%. CME FedWatch menunjukkan peluang kenaikan pada Oktober 19% dan setidaknya 25 basis poin hingga Desember 84%.
Turunnya imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun membantu pemulihan emas, tetapi data inflasi AS pekan depan dapat menentukan arah berikutnya. Permintaan fisik di India melambat, sedangkan perdagangan di China relatif lesu.
Sumber: Kontan





