Harga Pulp Diproyeksi US$550/Ton pada 2027, INKP Hadapi Tekanan
Harga pulp diperkirakan turun sekitar 5% pada 2027, tetapi kenaikan utilisasi pabrik Karawang berpotensi menopang kinerja INKP.

Foto: Quang Nguyen Vinh / Pexels
Pada 2 Oktober 2026, prospek PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) diperkirakan membaik pada 2027 berkat kenaikan utilisasi pabrik Indah Kiat Karawang (IKK). Namun, tambahan kapasitas pulp global berpotensi menekan harga dan segmen pulp perusahaan.
Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia Wilbert Arifin memproyeksikan harga pulp sekitar US$550 per ton pada 2027, turun sekitar 5% secara tahunan. Ia menilai kuartal III 2026 berpotensi menjadi periode terlemah.
Perbaikan diperkirakan muncul pada kuartal IV 2026 saat harga pulp menguat dan kerugian IKK mengecil. Head of Research KISI Muhammad Wafi mencatat laba INKP pada 1H 2026 naik 127,45%, sementara penjualan tumbuh 8,74%.
Wafi menilai integrasi kayu hingga kertas dapat menahan dampak pelemahan pulp melalui margin kertas yang lebih baik. Investor perlu mencermati utilisasi IKK, selisih harga pulp-kertas, rupiah, refinancing obligasi kuartal IV 2026, dan regulasi deforestasi Eropa.
Sumber: Kontan





