IHSG Diproyeksi Bergerak di 6.000-6.143 pada Senin 12 Oktober
IHSG berakhir di 6.093,76 pada Jumat; dua analis memperkirakan indeks bergerak dalam rentang 6.000-6.143 pada Senin.

Foto: Rafael Minguet Delgado / Pexels
IHSG menutup perdagangan Jumat, 9 Oktober 2026, di 6.093,76 setelah naik 1,04% atau 62,48 poin. Dalam sepekan indeks bertambah 0,94%, tetapi investor asing masih membukukan jual bersih sekitar Rp2,5 triliun.
Hendra Wardana dari Republik Investor menilai kenaikan tersebut belum menandakan pulihnya kepercayaan pasar. IHSG sempat menyentuh 5.995; ia memandang 6.000 sebagai penopang psikologis, dengan support lanjutan 5.950-5.995 dan resistance 6.120-6.150 serta 6.200-6.220.
Untuk Senin, 12 Oktober 2026, Hendra memperkirakan indeks bergerak naik-turun dengan peluang penguatan terbatas jika bertahan di atas 6.000. Ia juga menyoroti ADRO, AADI, ANTM, dan MDKA sebagai saham energi serta pertambangan yang layak dicermati.
William Hartanto (WH-Project) menilai tren IHSG masih melemah dan penguatan Jumat belum memastikan pembalikan arah. Proyeksinya untuk Senin berada di 6.000-6.143; saham yang ia soroti ialah SMDR dan DSSA. Jual bersih asing masih membatasi optimisme pasar.
Sumber: Kontan





