Visa: 46% Konsumen Asia Pasifik Berpotensi Gunakan Stablecoin
Survei Visa menunjukkan 46% konsumen Asia Pasifik berpeluang menggunakan stablecoin dalam lima tahun, meski pemahaman dan kepercayaan masih rendah.

Foto: Monstera Production / Pexels
Visa pada 5 Oktober 2026 menyebut 46% konsumen Asia Pasifik berpeluang memakai stablecoin dalam lima tahun ke depan. Angka itu berasal dari survei terhadap 14.250 orang di 14 pasar, dibandingkan 16% yang memakainya dalam 12 bulan terakhir.
Minat tersebut mencakup belanja daring, perjalanan, dan transfer lintas negara. Sebanyak 49% responden menilai stablecoin dapat menjadi sarana umum untuk memindahkan uang antarnegara dalam lima tahun mendatang.
Namun, pemahaman dan kepercayaan masih menjadi hambatan. Hanya 6% responden memahami cara kerja stablecoin secara tepat, sementara 66% sudah pernah mendengar aset tersebut.
Di antara responden yang tahu stablecoin tetapi belum menggunakannya, 38% mencemaskan penipuan atau scam dan 36% mengaku kurang memahami. Kesenjangan ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi bank dan penyedia pembayaran untuk menawarkan layanan yang familiar serta teregulasi.
Sumber: CoinDesk





