XRP sempat menyentuh sekitar US$1,66 pada 23 September 2026, lalu sehari kemudian jatuh lagi ke bawah US$1,50 (Invezz). Pada hari-hari yang sama, ETF spot XRP di Amerika Serikat justru kebanjiran dana. Menurut data SoSoValue, arus masuk bersihnya sekitar US$20 juta pada 22 September dan US$18,04 juta pada 23 September, total US$38,06 juta. Tanggal 24 September, tambahan US$14,89 juta masuk lagi.
Per 26 September 2026, XRP diperdagangkan di kisaran US$1,56 dengan rentang 24 jam US$1,52 hingga US$1,63 (Bybit). Zona US$1,60 sampai US$1,65 disebut AMBCrypto sebagai resistensi, yaitu area harga tempat penjual berulang kali muncul dan menahan kenaikan. XRP sudah beberapa kali mendekatinya, dan belum pernah bertahan di atasnya.
Jadi kenapa uang institusi yang terus masuk tidak mengangkat harga? Jawabannya tersebar di tiga tempat yang jarang dibaca bersamaan: ukuran arus ETF dibanding pasar spot, pasokan dari pemegang lama dan escrow Ripple, serta ekspektasi suku bunga The Fed.
Angka US$38 Juta Ternyata Dihitung dengan Dua Cara
Sebelum membedah harga, ada catatan kecil soal angkanya sendiri. 24/7 Wall St menghitung US$38 juta dari penjumlahan 22 dan 23 September. AMBCrypto memakai rentang 23 dan 24 September, dengan angka 23 September sebesar US$23,17 juta. Masalahnya, rilis harian SoSoValue yang dikutip PANews dan ChainCatcher mencatat 23 September di US$18,04 juta, lebih rendah dari versi AMBCrypto.
Pembacaan yang paling konsisten dengan rilis harian SoSoValue:
| Tanggal (waktu AS bagian timur) | Arus masuk bersih | Penyumbang terbesar | Sumber |
|---|---|---|---|
| 22 September 2026 | sekitar US$20 juta | Bitwise | SoSoValue, via 24/7 Wall St |
| 23 September 2026 | US$18,04 juta | Bitwise US$11,54 juta | SoSoValue, via ChainCatcher |
| 24 September 2026 | US$14,89 juta | Bitwise US$9,91 juta | SoSoValue, via PANews |
Kalau tiga hari itu dijumlahkan, arus masuknya sekitar US$53 juta. Angka ini hasil penjumlahan penulis dari rilis harian di atas, dan pembaca bisa mencocokkannya langsung di dasbor SoSoValue.
Yang lebih penting dari selisih hitungan adalah konteksnya. Sampai 19 September 2026, total arus masuk kumulatif ETF XRP sempat diam di US$1,71 miliar (24/7 Wall St). Per 24 September, angkanya naik ke US$1,763 miliar, dengan total aset bersih US$1,7 miliar atau setara 1,77% kapitalisasi pasar XRP (SoSoValue, via PANews). Dana Bitwise sendiri memegang 401,42 juta XRP pada 23 September, bertambah 14,18 juta token dalam dua hari (data situs resmi Bitwise, via AMBCrypto).
Konsistensinya juga tercatat. Menurut SoSoValue yang dikutip BeInCrypto, ETF spot XRP membukukan arus masuk bersih setiap pekan sejak pertengahan Juli, sebelas pekan berturut-turut. Tapi lajunya melambat. Sepanjang September sampai 25 September, total arus masuknya sekitar US$80 juta (24/7 Wall St). Sebagai pembanding, satu pekan 24 sampai 28 Agustus 2026 saja menyumbang US$110 juta (SoSoValue, via MarsBit).
Ember Air di Tengah Sungai
Mekanismenya begini. Saat investor membeli saham ETF spot, penerbit ETF harus memegang XRP sungguhan sebagai jaminan. Artinya arus masuk ETF memang berujung pada pembelian XRP di pasar. Persoalannya ada di ukuran.
Dalam 24 jam menjelang 25 September 2026, volume perdagangan XRP mencapai sekitar US$4,2 miliar. Arus masuk ETF 23 September sebesar US$18 juta hanya setara 0,4% dari volume itu (24/7 Wall St). Per 26 September, Bybit mencatat volume 24 jam US$6,64 miliar. Ibaratnya menuang seember air ke sungai: airnya benar-benar masuk, tapi arusnya tetap ditentukan hal lain.
Hal lain itu terutama penjual. 24/7 Wall St mencatat banyak pemegang yang membeli di harga lebih tinggi memakai setiap pantulan harga untuk keluar. Data bursa mendukung pembacaan ini. Analis FXStreet John Isige, dikutip Invezz, mencatat cadangan XRP di Binance naik ke sekitar 2,68 miliar token. Token yang dipindah ke bursa biasanya disiapkan untuk diperdagangkan, walau perpindahan itu belum membuktikan token tersebut benar-benar dijual.
Sisi pembelinya juga belum lengkap. Coinbase premium, yaitu selisih harga XRP di Coinbase (bursa yang banyak dipakai investor AS) dibanding Binance, menyempit ke sekitar 0,0055% menurut analis CryptoQuant Arab Chain (via Altcoin Buzz). Premium setipis itu menandakan pembeli spot AS belum seagresif pembeli ETF. Uang institusi datang lewat satu pintu, sementara pintu ritel AS relatif sepi.
Escrow Ripple dan Pasokan yang Rutin Datang
Faktor pasokan kedua sifatnya terjadwal. Setiap tanggal 1, Ripple membuka 1 miliar XRP dari escrow, yakni kontrak terkunci di XRP Ledger yang melepas token sesuai jadwal. Pembukaan berikutnya jatuh pada 1 Oktober 2026 (Finbold).
Tidak semuanya beredar. Setelah pembukaan 1 September, Ripple mengunci kembali 700 juta XRP, sehingga tambahan pasokan yang berpotensi beredar biasanya sekitar 200 juta sampai 300 juta XRP per bulan (Finbold). Di harga US$1,56 per 26 September, jumlah itu setara kira-kira US$312 juta sampai US$468 juta. Ini hitungan penulis.
Bandingkan dengan arus masuk ETF sepanjang September yang sekitar US$80 juta. Perbandingan ini perlu dibaca hati-hati. Token yang dilepas escrow tidak otomatis dijual ke pasar, dan belum ada data publik yang merinci berapa porsi yang benar-benar masuk bursa setiap bulan. Jadwal escrow juga sudah diketahui bertahun-tahun, sehingga sebagian pelaku pasar menganggap efeknya sudah tercermin di harga. Yang bisa dikatakan: potensi pasokan bulanan dari escrow jauh lebih besar daripada permintaan ETF bulan ini.

Suku Bunga AS Menekan Semua Aset Kripto
XRP tidak bergerak sendirian. The Fed menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin ke kisaran 3,75% sampai 4,00% pada rapat September (CNBC, via Crypto Briefing). Pada 24 September 2026, indeks manajer pembelian (PMI) AS tercatat 58,4, laju ekspansi bisnis tercepat sejak 2021. Data itu mendorong peluang kenaikan suku bunga lagi pada Oktober ke 69,7%, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS ke level tertinggi dalam 19 tahun (The Rio Times).
Jalurnya ke harga kripto cukup langsung. Saat obligasi dan deposito dolar memberi imbal hasil lebih tinggi, aset yang tidak memberi bunga dan harganya bergejolak jadi kurang menarik bagi pengelola dana. Bitcoin (BTC) ditutup di US$84.379 pada 24 September, setelah sempat turun di bawah US$84.000 (The Rio Times).
Dalam gambaran besar, XRP tertinggal. Per 25 September 2026, XRP turun sekitar 16% sepanjang tahun dan 43% dalam setahun terakhir, sementara BTC turun sekitar 3% dan Ethereum (ETH) sekitar 9% sepanjang tahun (24/7 Wall St). Dalam sebulan terakhir XRP naik 7,7%, sedikit di bawah ETH yang naik 9,4%. Arus ETF tampaknya membantu menstabilkan harga, tapi belum membuat XRP lebih kuat dari pasar secara umum.
Risiko Dua Arah
Ada pembacaan yang menopang harga. Sejak menyentuh titik terendah sekitar US$1,25 pada 16 September 2026, XRP bertahan di atas level itu (24/7 Wall St). Rasio MVRV 365 hari XRP berada di sekitar minus 11,75% menurut Santiment (via BeInCrypto). MVRV membandingkan harga pasar dengan rata-rata harga beli para pemegang; angka negatif berarti rata-rata dompet yang aktif setahun terakhir sedang rugi di atas kertas. Santiment membaca kondisi ini sebagai pembatas penurunan, karena lebih sedikit pemegang yang punya keuntungan untuk dicairkan. Di pasar derivatif, open interest (nilai total kontrak berjangka yang masih terbuka) XRP di Binance naik ke hampir US$600 juta, di atas rata-rata 180 harinya US$445 juta (TipRanks).
Yang bisa membuat pembacaan itu salah:
- MVRV negatif juga bisa dibaca terbalik. Pemegang yang rugi punya alasan menjual begitu harga kembali ke harga belinya, dan pola penjual yang keluar di setiap pantulan harga sudah dicatat 24/7 Wall St.
- Open interest yang naik berarti posisi berutang (leverage) bertambah. Kalau harga turun tajam, penutupan paksa posisi bisa mempercepat penurunan. Cryptonews mencatat penutupan harian di bawah US$1,44 akan membatalkan struktur kenaikan jangka pendek dan membuka ruang ke US$1,35 sampai US$1,40.
- Oktober secara historis lemah bagi XRP. Data CryptoRank (via Altcoin Buzz) menunjukkan XRP ditutup turun di 8 dari 13 bulan Oktober, dengan rata-rata minus 5,14%, termasuk minus 11,9% pada Oktober tahun lalu. Pola musiman ini korelasi, dan tidak menentukan apa yang terjadi tahun ini.
- Peluang kenaikan suku bunga Oktober di 69,7% bisa menekan seluruh aset berisiko sekaligus.
Arah sebaliknya juga terbuka. Kalau Coinbase premium kembali melebar, pembeli spot AS ikut masuk di samping pembeli ETF, dan tekanan jual di zona US$1,60 sampai US$1,65 bisa terserap lebih cepat. BeInCrypto menyebut keikutsertaan pembeli spot Coinbase sebagai penentu apakah kekuatan harga ini bertahan. Laju ETF yang kembali ke level akhir Agustus juga akan mengubah hitungan skala di atas.
Yang Perlu Dipantau Menjelang Oktober
Arus ETF XRP nyata dan konsisten sebelas pekan, tapi ukurannya masih kecil dibanding volume harian dan potensi pasokan bulanan. Harga lebih banyak digerakkan penjual di pasar spot dan kondisi suku bunga AS daripada oleh dana ETF.
Beberapa hal belum bisa dijawab dengan data publik saat ini: siapa yang memindahkan XRP ke Binance dan apakah token itu sudah dijual, serta berapa bagian dari 300 juta XRP yang tidak dikunci ulang Ripple pada September yang akhirnya masuk ke pasar.
Yang perlu dipantau: Pada 1 Oktober 2026, berapa dari 1 miliar XRP yang dikunci ulang Ripple, yang bisa dilacak di penjelajah XRP Ledger dalam beberapa hari. Rilis harian ETF di dasbor SoSoValue, terutama apakah pekan kedua belas masih mencatat arus masuk bersih. Pergerakan Coinbase premium di CryptoQuant sebagai petunjuk pembeli spot AS. Keputusan suku bunga The Fed pada 28 Oktober 2026, di akhir rapat FOMC 27 sampai 28 Oktober (Federal Reserve).
Referensi & Resources:
- SoSoValue, dasbor ETF spot XRP AS: sosovalue.com/assets/etf/us-xrp-spot
- 24/7 Wall St, "XRP ETFs Attract $38 Million in Just Two Days, but Price Struggles Continue" (25 September 2026): 247wallst.com
- AMBCrypto, "XRP ETF inflows hit $38M, can price break the $1.60 barrier?" (September 2026): ambcrypto.com
- PANews, arus masuk ETF spot XRP 24 September 2026: panews.io
- ChainCatcher, arus masuk ETF spot XRP 23 September 2026: chaincatcher.com
- MarsBit via KuCoin News, arus masuk ETF spot XRP pekan 24 sampai 28 Agustus 2026: kucoin.com
- Invezz, "XRP crashes back below $1.50 despite ETF inflows" (24 September 2026): invezz.com
- BeInCrypto, "XRP Is Flashing 3 Bullish Signals Heading Into a Historically Weak October" (24 September 2026): beincrypto.com
- Altcoin Buzz, data Coinbase premium dan musiman Oktober: altcoinbuzz.io
- TipRanks, open interest XRP di Binance: tipranks.com
- Cryptonews, level teknikal XRP menjelang Oktober: cryptonews.com
- Finbold, "Ripple will unlock 1 billion XRP in 7 days": finbold.com
- The Rio Times, rekap pasar kripto 25 September 2026: riotimesonline.com
- Crypto Briefing, kenaikan suku bunga The Fed: cryptobriefing.com
- Bybit, harga dan volume XRP per 26 September 2026: bybit.com
- Federal Reserve, kalender FOMC Oktober 2026: federalreserve.gov
