Samsung Electronics mengumumkan pada 7 Oktober 2026 (waktu AS) bahwa Samsung Wallet dan Samsung Pay akan mendukung transfer USDC lewat jaringan Solana mulai pekan terakhir Oktober, untuk 82 juta perangkat Galaxy di Amerika Serikat (The Block, Decrypt). Pengumuman ini datang tiga bulan setelah Samsung memperlihatkan mockup saldo USDC di Galaxy Unpacked London pada 22 Juli 2026, tanpa menyebut jaringan, tanggal, maupun penerbitnya (Decrypt).
Tiga hal yang dulu kosong kini terisi: jaringannya Solana, jadwalnya akhir Oktober, dan penyimpan dananya Coinbase. Yang belum terjawab adalah biaya transfer, siapa yang memegang kunci dana, dan kapan fitur ini keluar dari pasar AS. Artikel ini membedah apa yang sudah resmi, apa yang masih kabur, dan kenapa regulasi stablecoin di Washington ikut menentukan.
Apa yang Sudah Diumumkan, dan Siapa Memegang Apa
Menurut pemberitaan Decrypt, fitur ini ditujukan untuk kiriman lintas negara, dengan konversi otomatis dari dan ke mata uang lokal. Infrastruktur Solana berjalan "di balik layar". Pengguna tidak perlu memasang aplikasi kripto terpisah. Woncheol Chai dari tim dompet digital Samsung menyebut tujuannya agar pengguna bisa mulai tanpa memasang aplikasi lain atau mengelola kunci privat sendiri (dikutip The Block dari pernyataan Samsung).
Pembagian peran, berdasarkan laporan KuCoin News, CoinCentral, dan The Block per 8 Oktober 2026:
| Lapisan | Pihak | Peran |
|---|---|---|
| Antarmuka | Samsung Wallet dan Samsung Pay | Tempat pengguna mengirim USDC |
| Kustodi | Coinbase (Coinbase Prime) | Menyimpan USDC yang dipegang di Samsung Wallet |
| Operasional | Bastion dan Coinbase | Menjalankan layanan bersama Samsung |
| Jaringan | Solana, dan Sui | Rel penyelesaian transaksi |
| Aset | USDC | Satu-satunya stablecoin saat peluncuran |
Beberapa detail lain: kiriman bisa menuju dompet kripto kompatibel dan, menurut CoinCentral, rekening bank di lebih dari 60 negara. Ringkasan di stablecoininsider.org, yang merujuk pengumuman Samsung, menyebut syarat pengguna berusia 18 tahun ke atas, berdomisili di AS, punya akun Samsung, dan memakai perangkat Galaxy dengan Android 13 atau lebih baru. Samsung belum mengumumkan stablecoin buatannya sendiri.
Ada satu selisih informasi. Judul berita di banyak media menyebut Solana saja, padahal pernyataan Samsung yang dikutip The Block menyebut infrastruktur Solana dan Sui, dan Sui Foundation mengonfirmasi dukungan USDC di jaringannya (DeFiPrime). Token SUI sendiri tidak didukung saat peluncuran, menurut stablecoininsider.org.
Mengapa Solana dan USDC yang Dipilih
Solana Foundation mengklaim pasokan stablecoin di jaringannya naik hampir 20% secara tahunan dan volume stablecoin yang diproses sudah melewati 5,25 triliun dolar AS sepanjang 2026 (Decrypt, mengutip Foundation). Itu klaim pihak yang berkepentingan, dan angkanya perlu dibaca dengan catatan tersebut. Foundation juga menyebut PayPal dan Western Union sebagai perusahaan yang sudah memakai Solana untuk stablecoin.
Dari sisi USDC, pasokan beredar tercatat 73,7 miliar dolar AS per 27 Agustus 2026 menurut data Circle yang dilaporkan KuCoin News. Pada Maret 2026, sekitar 66% pasokan USDC berada di Ethereum dan 10,7% di Solana, atau 8,4 miliar dolar AS (MEXC, mengutip data on-chain). Artinya Solana bukan rumah utama USDC. Kemitraan dengan Samsung memberi jaringan itu pintu ke basis pengguna ponsel yang sangat besar.
Mekanismenya sederhana. Pengguna melihat saldo dolar di dompet yang sudah ada di ponselnya. Pemilihan jaringan, biaya gas, dan penyimpanan kunci diurus penyedia layanan. Alec Lovett dari Coinbase menyebut peluncuran ini "distribution milestone" bagi USDC (The Block). Bagi Circle, distribusi memang yang paling sulit dibeli: Samsung juga sudah menggandeng Coinbase untuk 75 juta pengguna dompetnya di AS sejak Oktober 2025 (Decrypt).
Di komunitas Solana, pendapatnya terbelah soal ponsel kripto. Kyle Samani dari Multicoin Capital menulis bahwa banyak orang, termasuk dirinya dulu, menganggap inisiatif ponsel Solana tidak masuk akal, lalu mengakui kerja awal Solana Mobile Stack membuka jalan bagi kesepakatan ini. Anatoly Yakovenko menjawab dengan nada santai bahwa mayoritas inisiatif yang dipimpin pendiri memang sia-sia, tetapi tidak melakukan apa-apa juga sia-sia (Decrypt, 8 Oktober 2026).
Pasar Belum Memberi Jawaban Tunggal
Per 8 Oktober 2026, harga SOL berada di 115,04 dolar AS, turun 2,63% dalam 24 jam. Bitcoin (BTC) di 82.980 dolar AS (turun 1,12%) dan Ethereum (ETH) di 2.564,18 dolar AS (turun 1,70%) pada jam yang sama (data CoinGecko yang ditampilkan Decrypt).
Angka ini tidak boleh dibaca sebagai reaksi pasar terhadap berita Samsung. Seluruh pasar bergerak di arah yang sama pada waktu itu, dan satu hari tidak cukup untuk memisahkan efek kabar ini dari faktor lain. Usaha mengaitkan harga SOL dengan pengumuman Samsung akan menjadi korelasi tanpa bukti sebab-akibat.
Yang lebih bisa diukur adalah dampak jangka menengah pada pasokan USDC di Solana dan jumlah transfer yang benar-benar dilakukan lewat Samsung Wallet. Keduanya baru bisa dilihat setelah fitur aktif.
Regulasi AS: Aturan Mainnya Belum Selesai
Peluncuran ini terjadi sementara kerangka hukum stablecoin AS masih berjalan. GENIUS Act ditandatangani 18 Juli 2025, dan lembaga federal semestinya merampungkan aturan pelaksanaannya dalam setahun. Tenggat 18 Juli 2026 lewat tanpa aturan final (Crowdfund Insider).
Departemen Keuangan AS kemudian menerbitkan usulan aturan baru pada 18 Agustus 2026. Menurut ulasan Jones Day, usulan itu berlaku juga bagi penawaran atau penjualan stablecoin kepada orang yang berada di AS, dan istilah "penyedia layanan aset digital" di dalamnya cukup luas sehingga bisa menjangkau perusahaan non-penerbit yang terlibat dalam transaksi stablecoin. Masa komentar publik ditutup pertengahan Oktober (CoinMarketCap Academy), dan satu catatan di Federal Register yang dirujuk Shopappy menyebut tanggal 19 Oktober 2026. Menurut laporan Paradigm yang dikutip media, penerapan penuh paling lambat jatuh 18 bulan setelah undang-undang berlaku, yakni Januari 2027.
Konsekuensinya bagi Samsung: layanan ini akan mulai beroperasi pada masa transisi, lalu harus menyesuaikan diri dengan aturan final. Siapa yang masuk kategori penyedia layanan, Samsung, Coinbase, atau Bastion, belum bisa dipastikan dari sumber yang tersedia.

Risiko Dua Arah
Tesisnya begini: Samsung punya distribusi, Solana punya jalur transfer murah dan cepat, Coinbase punya kustodi teregulasi, dan USDC punya reputasi sebagai stablecoin berpatokan dolar yang transparan. Kalau pengguna AS yang rutin mengirim uang ke luar negeri mencoba fitur ini, transfer lintas negara bisa menjadi pengalaman sehari-hari.
Pembacaan itu bisa meleset karena beberapa hal yang bisa diperiksa:
- Biaya belum jelas. Decrypt mencatat rilis tidak menyebut tarif transfer, sedangkan KuCoin News melaporkan Samsung tidak memungut biaya transfer. Biaya konversi mata uang dan jaringan belum dirinci di sumber mana pun yang saya temukan.
- Dana ada di kustodi Coinbase. Pengguna tidak mengelola kunci sendiri, sehingga risiko ada di pihak penyimpan. Decrypt juga menyebut belum jelas apakah pengguna memegang kunci sendiri.
- Peluncuran hanya di AS, dengan pasar tambahan menyusul "tergantung regulasi lokal" (Decrypt). Tidak ada jadwal untuk negara lain.
- Angka 82 juta menghitung perangkat yang memenuhi syarat, bukan pengguna aktif. CoinCodex mengingatkan bahwa adopsi nyata bergantung pada berapa banyak pengguna yang memilih fitur ini.
- Aturan final belum terbit, jadi syarat operasional bisa berubah.
Sisi sebaliknya juga ada. Jika biaya transparan dan rendah, dan konversi ke rekening bank berjalan mulus, fitur ini bisa lebih cepat menarik pengguna daripada aplikasi kripto yang butuh unduhan terpisah.
Yang Perlu Dipantau
Pengumuman ini menunjukkan perusahaan teknologi konsumen yang besar mulai memakai stablecoin sebagai rel pembayaran di balik aplikasi biasa. Tetapi pada 8 Oktober 2026 fitur ini belum aktif, dan pembuktiannya baru ada setelah peluncuran.
Hal-hal yang bisa diperiksa sendiri:
- Pekan terakhir Oktober 2026: apakah fitur benar-benar aktif, dan perangkat serta negara tujuan apa yang diumumkan Samsung menjelang peluncuran.
- Rincian biaya: tarif transfer, spread konversi, dan biaya penarikan ke rekening bank.
- 19 Oktober 2026: penutupan komentar usulan aturan Departemen Keuangan AS, lalu jadwal aturan final.
- Januari 2027: batas penerapan penuh GENIUS Act.
- Pasokan USDC di Solana pada data on-chain beberapa bulan setelah peluncuran, untuk melihat apakah ada perubahan.
Bagi pembaca di Indonesia, belum ada keterangan bahwa fitur ini akan tersedia di sini. Sumber-sumber yang ditinjau hanya menyebut AS sebagai pasar awal.
Referensi & Resources:
- The Block, "Samsung to launch USDC transfers on Solana for US Galaxy users" (7 Oktober 2026): https://www.theblock.co/news/business/2026-10-07-samsung-to-launch-usdc-transfers-on-solana-for-us-galaxy-users-418004
- Decrypt, "Samsung Wallet Taps Solana for USDC Transfers on 82M US Galaxy Devices" (8 Oktober 2026): https://decrypt.co/380377/samsung-wallet-taps-solana-for-usdc-transfers-on-82m-us-galaxy-devices
- Rilis pers Solana Foundation dan Samsung (PR Newswire): https://www.prnewswire.com/news-releases/samsung-partners-with-solana-to-natively-deliver-stablecoins-in-samsung-wallet-to-82-million-us-galaxy-devices-302901200.html
- Decrypt, Samsung Wallet dukung stablecoin di Galaxy Unpacked (Juli 2026): https://decrypt.co/374324/samsung-wallet-stablecoin-support-usdc
- KuCoin News, "Samsung Wallet to Launch USDC Transfers for 82 Million Galaxy Devices in the US": https://www.kucoin.com/news/flash/samsung-wallet-to-launch-usdc-transfers-for-82-million-galaxy-devices-in-the-us
- CoinCentral, "Samsung to Launch USDC Transfers on Solana for US Galaxy Users": https://coincentral.com/samsung-to-launch-usdc-transfers-on-solana-for-us-galaxy-users
- DeFiPrime, "Samsung Wallet Adds USDC on Solana and Sui": https://defiprime.com/samsung-wallet-adds-usdc-on-solana-and-sui
- StablecoinInsider, "Samsung Wallet USDC: US Launch on 82M Galaxy Devices": https://stablecoininsider.org/samsung-wallet-usdc/
- CoinCodex, "Samsung Wallet Taps Solana for USDC Cross-Border Transfers": https://coincodex.com/article/93280/samsung-wallet-taps-solana-for-usdc-cross-border-transfers
- KuCoin News, data sirkulasi USDC per 27 Agustus 2026: https://www.kucoin.com/news/flash/usdc-circulation-rises-1-billion-in-7-days
- MEXC News, sebaran USDC per jaringan (Maret 2026): https://www.mexc.com/news/940267
- Crowdfund Insider, "The GENIUS Act Deadline Passes Without Final Stablecoin Rules" (Juli 2026): https://www.crowdfundinsider.com/2026/07/292568-the-genius-act-deadline-passes-without-final-stablecoin-rules-from-us-regulators/
- Jones Day, "U.S. Treasury Proposes GENIUS Act Rules for Stablecoin Issuance, Offer, and Sale" (Agustus 2026): https://www.jonesday.com/en/insights/2026/08/us-treasury-proposes-genius-act-rules-for-stablecoin-issuance-offer-and-sale
- CoinMarketCap Academy, "US Treasury Opens Comment Period on GENIUS Act Stablecoin Rules": https://coinmarketcap.com/academy/article/us-treasury-opens-comment-period-on-genius-act-stablecoin-rules
- Shopappy, "GENIUS Act effective date January 2027": https://shopappy.com/payments/crypto-digital-wallets/genius-act-effective-date-january-2027
