Robinhood Chain memasuki hari pertamanya tanpa subsidi gas pada 29 September 2026. Dua hari sebelumnya, pada 27 September, analis on-chain berpseudonim Wazz menerbitkan temuan bahwa 53 peluncuran memecoin di jaringan ini terkait satu operasi yang, menurut hitungannya, menarik sedikitnya 18,43 juta dolar AS sejak 10 Juli hingga 21 September 2026 (The Block, 27 September 2026).
Dua peristiwa itu jatuh di pekan yang sama, tapi belum tentu saling menjelaskan. Subsidi menyangkut biaya transaksi. Temuan Wazz menyangkut cara sebuah platform peluncur token dipakai. Artikel ini memisahkan keduanya, lalu menandai bagian mana yang sudah dicocokkan pihak independen dan bagian mana yang masih klaim.
Sebagai latar: Robinhood Chain adalah jaringan layer 2 Ethereum yang dibangun Robinhood Markets dengan teknologi Arbitrum dan meluncur di mainnet pada 1 Juli 2026 (The Block; Memeburn). Gas adalah biaya yang dibayar tiap transaksi, di jaringan ini dalam ETH. Jaringan ini tidak punya token sendiri, sehingga halaman harga yang memakai nama "Robinhood Chain" patut dicurigai sebagai token lain di jaringan berbeda (CryptoTicker, 28 September 2026).
Subsidi 90 Hari, dan Siapa yang Sebenarnya Menikmatinya
Saat mainnet dibuka, Robinhood menanggung gas selama 90 hari, tetapi hanya untuk transaksi yang dikirim dari Robinhood Wallet. Crypto.news dan Memeburn menyebut masa itu berakhir 29 September 2026. Satu liputan Memeburn yang lain menulis sekitar 30 September, jadi tanggal persisnya sebaiknya dicek pada pengumuman resmi.
Ada detail yang sering terlewat dalam pemberitaan. Pengguna yang bertransaksi di luar Robinhood Wallet sejak awal sudah membayar gas ETH (Memeburn). Bloomingbit, seperti dikutip KuCoin News, memperkirakan porsi aplikasi Robinhood dalam perdagangan di jaringan ini hanya satu sampai dua persen. Menurut crypto.news, sebagian besar aktivitas mengalir lewat Pons, peluncur token memecoin di jaringan itu, dan lewat bot trading GMGN.
Dari fakta yang sama muncul dua pembacaan. Pembacaan pertama: berakhirnya subsidi adalah ujian nyata, karena crypto.news menulis bahwa pengguna yang selama ini membayar nol akan menghadapi biaya untuk pertama kalinya. Pembacaan kedua: kalau hanya sebagian kecil perdagangan yang disubsidi, efek langsungnya terbatas. Pembacaan kedua ini inferensi dari estimasi Bloomingbit, belum data yang diverifikasi.
Memeburn juga melaporkan rata-rata biaya per transaksi di jaringan turun dari 64 sen ke 2,6 sen, tanpa periode pengukuran yang jelas dalam ringkasan yang penulis baca. Artikel yang sama mengingatkan bahwa biaya bisa naik lagi setelah subsidi hilang.
Angka Sebelum Tenggat: Pendinginan Sudah Mulai
Puncak aktivitas terjadi awal September. Pada 2 September 2026, Pons mencatat sekitar 5,95 juta dolar AS fee dalam 24 jam dan hampir 25.000 token baru dalam sehari (CoinDesk, 3 September 2026, dikutip CryptoTicker). Sejak Juli, sekitar 646.000 token lahir dari lebih dari 167.000 alamat kreator (Memeburn).
Dua puluh enam hari kemudian gambarnya berbeda. Data DefiLlama per 28 September 2026 yang dikutip CryptoTicker:
| Metrik | 30 hari | 7 hari |
|---|---|---|
| Fee semua protokol | 373,11 juta USD (12,44 juta per hari) | 41,49 juta USD (5,93 juta per hari) |
| Fee Pons | 146,35 juta USD (4,88 juta per hari) | 14,83 juta USD (2,12 juta per hari) |
| Volume DEX | 55,28 miliar USD | 9,65 miliar USD |
Fee Pons dalam 24 jam terakhir pengukuran tinggal 1,24 juta dolar AS. Rata-rata tujuh hari semua protokol kurang dari separuh rata-rata 30 hari. CryptoTicker sendiri mengingatkan bahwa penurunan ini dimulai sebelum tenggat, sehingga penurunan sesudah 29 September tidak otomatis bisa disalahkan pada berakhirnya subsidi. Nilai harian dari satu kali pengecekan juga bisa belum lengkap di DefiLlama, jadi jendela mingguan dan bulanan lebih bisa diandalkan.
Dua catatan pembacaan. Pertama, fee yang dihitung DefiLlama untuk jaringan ini adalah fee tingkat aplikasi seperti Pons, GMGN, dan Uniswap, bukan gas (crypto.news). Membandingkannya dengan pendapatan Solana pada hari yang sama, seperti dilakukan sebagian liputan, berarti membandingkan fase peluncuran bersubsidi dengan jaringan yang sudah mapan. Kedua, sumber berbeda soal total nilai terkunci (TVL): CryptoTicker melaporkan 1,02 miliar dolar AS per 28 September dari DefiLlama, sementara CryptoSlate menyebut angka 1,5 miliar. Penulis tidak menemukan penjelasan selisihnya; perbedaan metrik atau waktu pengukuran mungkin berperan.
Apa yang Dituduhkan Wazz
Dalam utas di X pada 27 September 2026, Wazz menyatakan satu operasi menarik sedikitnya 18,43 juta dolar AS dari 53 peluncuran memecoin. Menurutnya hampir semua peluncuran itu diborong 70% atau lebih pasokannya oleh kelompok 70 sampai 200 dompet. Tiga token dengan ekstraksi terbesar dalam daftarnya adalah CRUMBS (3,12 juta dolar AS), LEGS (2,9 juta), dan PINK (1,44 juta). Menurut BeInCrypto, masing-masing anjlok lebih dari 99% dari puncaknya.
Cara Wazz mengaitkan peluncuran-peluncuran itu: 45 dihubungkan lewat aliran dana, yakni dompet penampung hasil satu peluncuran membiayai dompet pendanaan peluncuran berikutnya. Empat dihubungkan lewat kunci privat yang sama, empat lagi lewat dompet penampung bersama. "Hasil satu peluncuran membayar kunci yang mendanai berikutnya," tulis Wazz, seperti dikutip The Block.
Wazz juga menuduh kelompok itu meluncurkan versi palsu dari token yang sedang ramai dibicarakan. The Block mencatat CRUMBS, PINK, dan DEED masing-masing muncul tiga kali dalam kira-kira sehari, dan token dalam tabel Wazz adalah yang terakhir dari tiap set. CRUMBS mengklaim di akun resminya bahwa proyeknya memungkinkan pengguna mengubah struk belanja menjadi hadiah token saham. Itu klaim proyek, bukan fakta yang terverifikasi.
Wazz menyebut angka 18,43 juta sebagai batas bawah, karena hanya menghitung peluncuran yang bisa ia kaitkan langsung. Ia juga mengaku menemukan dua penyebar token serial lain yang tidak terhubung dengan kelompok ini. Menurutnya sebagian besar dana tersimpan dalam ETH sehingga tidak bisa dibekukan.

Celahnya: Pengecualian Pajak Anti-Sniping di Pons V2
Pons V2 menjual token baru di sepanjang bonding curve, rumus harga otomatis yang menaikkan harga saat pasokan terbeli. Dokumentasinya menyebut pajak anti-sniping 99% untuk pembelian dalam beberapa detik pertama, turun ke nol sekitar lima detik kemudian. Sniping berarti membeli token tepat saat ia dibuka. Kreator boleh membebaskan hingga 32 alamat dari pajak itu, dengan alasan tim yang membundel pembelian awal lewat beberapa dompet (The Block).
The Block memeriksa data on-chain dan menemukan pola berikut pada sembilan peluncuran sejak akhir Agustus dalam daftar Wazz. Transaksi peluncuran membebaskan 15 sampai 25 dompet dari pajak. Satu hingga tiga blok kemudian, satu transaksi membeli token untuk semuanya sekaligus dan menguras bonding curve. Kreator dan dompet yang dikecualikan lalu memegang 82% sampai 86% pasokan. Sembilan pembelian pembuka itu lewat satu kontrak tak terverifikasi yang dibuat 28 Agustus 2026. Wazz menyebutnya alat bundling komersial dengan banyak pengguna yang tidak berkaitan, dan 25 dari 53 peluncuran memakainya. The Block tidak bisa menentukan siapa pengelolanya.
Contoh yang dilacak The Block adalah pasangan DRAFT dan DEED. Pada 14 September 2026, 98 dompet pemegang DRAFT mengirim total 179,88 ETH ke satu alamat dalam tiga detik. Pada 21 September, dana dari rantai yang sama membiayai DEED, yang dibuka 40 menit kemudian dan berakhir dengan 86% pasokan di tangan kreator dan dompet yang dikecualikan. Pada 24 September, sekitar 86,5 ETH dijembatani lewat Relay ke Ethereum dan ditukar menjadi sekitar 231.000 DAI.
Bitquery menerbitkan analisis sendiri pada 28 September 2026 dan mengaitkan 56 peluncuran dengan 15,5 juta dolar AS hingga 23 September. Menurut laporan yang dirangkum cryptonews.net, Pons hanya memungut 1,9 ETH pajak snipe dari 35 peluncuran kelompok itu, dan Bitquery mengidentifikasi 467 klaster lain dengan pola bebaskan-lalu-bundel senilai potensi 11,6 juta dolar AS.
Mana yang Sudah Terkonfirmasi
| Klaim | Status per 29 September 2026 |
|---|---|
| Pola pembelian awal oleh dompet yang dibebaskan pajak | Dicocokkan The Block pada 10 peluncuran dalam daftar Wazz |
| Aliran dana DRAFT ke DEED | Dicocokkan The Block transaksi demi transaksi |
| Total 18,43 juta dolar AS | Belum direplikasi The Block. Bitquery memberi 15,5 juta untuk 56 peluncuran dengan periode berbeda |
| Identitas pelaku | Belum ada. Atribusi Wazz berbasis pola transaksi, kunci bersama, dan dompet penampung |
| Tanggapan Pons dan Robinhood | The Block menyatakan telah menghubungi keduanya. Penulis tidak menemukan tanggapan resmi dalam liputan yang ditinjau |
Yahoo Finance mencatat bahwa bukti yang ada terletak pada mekanisme peluncuran token, jejak pendanaan dompet, dan pengecualian anti-sniping di satu launchpad, bukan pada lapisan dasar jaringan. Yahoo juga menegaskan bahwa pola ini tidak membuktikan siapa yang berada di balik dompet atau siapa yang bertanggung jawab secara hukum.
Risiko Dua Arah
Tesis pertama: berakhirnya subsidi memperlihatkan permintaan organik. ChainCatcher menulis bahwa data baru bermakna jika retensi pengguna dan volume perdagangan bertahan setelah subsidi selesai. Kalau jumlah transaksi harian dan peluncuran token bertahan di level yang wajar, pembacaan bahwa jaringan ini hanya hidup karena gratis melemah.
Yang bisa membuat pembacaan itu salah:
- Pendinginan sudah terlihat sebelum tenggat, jadi bisa jadi aktivitas puncak awal September memang lonjakan, bukan level normal (CryptoTicker, 28 September 2026).
- CryptoTicker sebelumnya mengusulkan ambang sekitar 10.000 token baru per hari di Pons sebagai penanda pasokan segmen ini masih ada. Angka itu ambang analisis mereka, bukan standar industri.
- Dugaan operasi 53 peluncuran menunjukkan bahwa sebagian volume bisa berasal dari pola ekstraksi, bukan pembeli ritel biasa.
Tesis kedua, dari sisi yang lebih hati-hati: temuan Wazz adalah masalah platform yang bisa diperbaiki, bukan kegagalan jaringan. Fitur pengecualian pajak ada di dokumentasi Pons dan sah untuk tim yang memang membundel pembelian awal. Fitur yang sama menjadi masalah ketika dipakai untuk memusatkan pasokan.
Yang bisa membuat pembacaan ini salah: Bitquery menemukan 467 klaster lain dengan pola serupa, yang berarti pola ini tidak terbatas pada satu kelompok. Dokumentasi Pons sendiri, menurut The Coin Republic, mengingatkan pengguna untuk memeriksa alamat token, pengaturan kreator, likuiditas, dan konsentrasi pemegang, serta menyatakan token hasil peluncuran bisa kehilangan seluruh nilainya.

Batas Pengetahuan dan Hal yang Bisa Diperiksa
Belum ada data publik yang memadai untuk menilai efek subsidi secara terpisah dari pendinginan yang sudah berjalan, karena tenggat baru jatuh hari ini. Penulis juga tidak menemukan laporan audit independen untuk kontrak Pons V2 maupun untuk peluncuran yang dibahas, dan tulisan ini tidak menilai keamanan kontraknya. Total ekstraksi masih berupa estimasi dua pihak yang berbeda angkanya.
Yang perlu dipantau: jumlah transaksi harian di jaringan dan jumlah token baru per hari di Pons pada pekan pertama Oktober 2026, dibandingkan rata-rata 30 hari. Bandingkan juga fee tujuh hari dengan fee 30 hari di DefiLlama, karena selisih keduanya yang menunjukkan arah. Perhatikan apakah Pons mengubah aturan pengecualian pajak snipe, karena penulis belum menemukan pengumuman perubahan itu. Untuk token yang menarik perhatian, pembaca bisa memeriksa sendiri kontrak, konsentrasi pemegang, dan aliran dana pembuka di explorer resmi robinhoodchain.blockscout.com sebelum menganggap volume sebagai minat yang nyata.
Referensi & Resources:
- The Block, "Onchain analyst links $18.4 million in Robinhood Chain memecoin extractions to single rug-pull operation", 27 September 2026: https://www.theblock.co/news/defi/2026-09-27-onchain-analyst-links-18-4-million-in-robinhood-chain-memecoin-extractions-to-single-rug-pull-operation-416960
- BeInCrypto, "An Analyst Followed the Money on Robinhood Chain. 53 Launches Led to One $18M Operation", 28 September 2026: https://beincrypto.com/robinhood-chain-rug-pull-ring-wazz/
- CryptoTicker, "Robinhood Chain After September 29" (data DefiLlama per 28 September 2026): https://cryptoticker.io/en/robinhood-chain-ecosystem-end-of-free-gas/
- CryptoTicker, "Robinhood Chain: The Free Gas Ends in Late September": https://cryptoticker.io/en/robinhood-chain-gas-subsidy-ends-memecoins/
- Yahoo Finance, "Pons V2 Exemptions Put Robinhood Chain Memecoins Under Scrutiny": https://finance.yahoo.com/markets/crypto/articles/pons-v2-exemptions-put-robinhood-103042949.html
- cryptonews.net, "Bitquery links 56 Robinhood Chain memecoin launches to $15.5M rug-pull operation": https://cryptonews.net/news/security/33511324/
- crypto.news, "Robinhood Chain flips Solana in revenue as gas subsidy ends": https://crypto.news/robinhood-chain-flipped-solana-revenue-gas-subsidy-expires/
- KuCoin News, "Robinhood Chain Ends Free Gas Subsidy in Late September, Memecoins Face Stress Test": https://www.kucoin.com/news/flash/robinhood-chain-ends-free-gas-subsidy-in-late-september-memecoins-face-stress-test
- Memeburn, "What Is Robinhood Chain? Built for Stocks Run by Memes": https://memeburn.com/what-is-robinhood-chain-built-for-stocks-run-by-memes/
- Memeburn, "Pons Memecoin App Hits $6M Daily Fees on Robinhood Chain": https://memeburn.com/pons-robinhood-chain-memecoin/
- Memeburn, "Robinhood Chain Fees Drop 97%": https://memeburn.com/robinhood-chain-fees-drop-97-percent/
- ChainCatcher, "The Meme Factory has surfaced": https://chaincatcher.com/en/article/2292742
- CryptoSlate, "Robinhood Chain's $1.5 billion boom is attracting memecoin rug factories": https://cryptoslate.com/robinhood-chains-1-5-billion-boom-is-attracting-memecoin-rug-factories/
- The Coin Republic, "Robinhood News: 53 Token Launches Linked to $18.43M Rug Pull", 28 September 2026: https://www.thecoinrepublic.com/2026/09/28/robinhood-news-53-token-launches-linked-to-18-43m-rug-pull/
