Brent Turun 1,65% ke US$102,99 setelah Gencatan Energi Trump
Brent dan WTI melemah setelah Donald Trump mengumumkan gencatan energi Rusia-Ukraina, sementara diplomasi Iran dan risiko badai memengaruhi prospek pasokan.

Foto: Mike van Schoonderwalt / Pexels
Harga minyak turun pada Senin, 12 Oktober 2026, setelah Presiden Donald Trump menyatakan Rusia dan Ukraina menyepakati gencatan energi. Brent Desember melemah 1,65% menjadi US$102,99 per barel, sedangkan WTI November turun 1,92% ke US$90,09.
Peluang pasokan Rusia kembali ke pasar meningkat setelah Trump menyebut Rusia akan memasok lebih dari 4 juta ton diesel global berdasarkan kesepakatan dengan Vladimir Putin. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendukung gencatan itu, tetapi meminta Rusia ikut menyetujuinya.
Di Timur Tengah, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menghubungi Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan bin Abdullah. Iran siap membantu membuka dialog Riyadh dengan Houthi Yaman setelah serangan ke bandara Riyadh menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300.
Pasar tetap volatil. UOB menilai Badai Isaias yang menguat menjadi Kategori 3 dengan angin 120 mph dapat menekan pasokan AS, sementara serangan Houthi meningkatkan premi risiko geopolitik.
Sumber: CNBC





